google.com

Kamu Pernah Diberi Harapan Palsu oleh Seseorang? Yuk Baca Kisah Nyata Ini dan Kita Ambil Pelajarannya Bersama

Posted on

Pada hari keberangkatan Gladys ke Bali, Andrew menawarkan diri untuk menjemput Gladys ke bandara. Gladys pun menyambut baik. Dengan penuh semangat, Andrew merasa sekarang mengerti arti kekuatan sebuah cinta sebab ia merasa rela berkorban untuk seseorang dengan menyetir berjam-jam untuk bertemu seseorang. Gladys pun bahagia ketika tahu Andrew menjemputnya. Andrew pun pulang dengan kebahagiaan, perasaan cinta yang dirasakannya semakin dalam terhadap Gladys.

wp.com
wp.com

Sampai suatu hari Andrew menyatakan perasaannya kepada Gladys bahwa ia sayang Gladys. Kala itu Andrew sedang agak ketakutan karena Gladys sedang tidak berada di Jakarta, sehingga ia rindu dan mengalami mimpi buruk. Ketika ia bangun, ia segera menghubungi Gladys dan berkata,

“Hey semalam aku mimpi buruk. Aku mimpi bahwa aku sangat takut kehilanganmu. Aku sayang banget sama kamu.”

Kata ‘sayang’ yang diucapkan oleh Andrew ternyata dianggap sakral bagi Gladys. Gladys merasa Andrew terlalu cepat mengucapkan kata sayang. Pandangan Gladys pun sedikit berubah terhadap Andrew. Edi pun menasihati Andrew agar jangan terlalu cepat mengungkapkan rasa sayang. Konflik pertama pun terjadi antara Andrew dan Gladys.

Sampai tiba satu waktu, Andrew dan Gladys berencana untuk makan malam bersama. Namun, Andrew merasa bahwa Gladys sedikit berubah dan lebih dingin. Ia merasa apa ada ucapannya yang salah beberapa waktu lalu. Lalu Andrew menanyakan sekali lagi ke Gladys apakah ia sudah memutuskan atau belum. Gladys pun heran,

“Memutuskan apa ya?”

Andrew menjawab,

“Yaa aku nggak mau segala perhatian dan waktu yang aku udah kasih ke kamu bakal jadi sia-sia. I’m so afraid to lose you.”

Saat itu pun Gladys langsung terdiam dan akhirnya mendiamkan Andrew selama beberapa hari.

Halaman=> 1 2 3 4 5 6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *