Ketika Ulang Tahun Jadi Bahan Candaan Lalu Berujung Kematian, Miris!

Posted on

Sosiolog dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Musni Umar menyebut bahwa masyarakat mesti mengambil pelajaran dari kejadian ini. Berbagai pihak mulai dari orangtua di rumah, guru di sekolah, maupun pemerintah terutama di tingkat RT atau kelurahan mesti turut ambil bagian dalam mengontrol keseharian generasi muda.

kejutan-ulang-tahun

“Mungkin itu suatu bentuk penghormatan kepada yang sedang ulang tahun. tapi tanpa disadari menimbulkan bencana. Para pemuda punya kesolidan, namun terkadang tidak dipraktikkan secara positif,” kata Musni Umar.

Musni mengimbau kepada anak-anak muda agar merayakan ulang tahun tak secara berlebihan. Perayaan ulang tahun dengan model mengerjai teman tersebut dinilainya minim pemaknaan dan cenderung bersifat hura-hura. Setidaknya ada tiga hal penting yang menjadi tawarannya.

“Pertama, merayakannya cukup di rumah, bagus kalau diadakan doa bersama dan ceramah. Kedua, didampingi oleh orangtua. Ayah dan ibu dapat mengevaluasi apa yang sudah dilakukan dan memberi arahan apa yang bakal dilakukan ke depan. Ketiga, adanya keterlibatan pihak pemerintah misalnya RT, RW. atau kelurahan. Bisa juga didatangkan motivator. Anak muda biasanya kehilangan harapan dan arah ketika menemui masalah hidup,” paparnya.

Share artikel ini ya agar bisa menjadi pelajaran bagi kita semua 😀

Baca juga: Mantan Hanyalah Jodoh Orang Lain yang Tanpa Sengaja Pernah Kita “Cicipi”. Nggak Layak Kamu Galau Karena Ini

Halaman=> 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *