jelasberita.com

Menyia-nyiakan Orangtua Sama Saja Merobek-robek Tiket Masuk Surga

Posted on

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.” (QS Al-Israa’: 23)

jelasberita.com
jelasberita.com

Tentu ada salah satu penyanyi atau grup band yang anda sukai? Misalnya saja anda penggemar berat lagu-lagu Wali Band, suatu ketika anda mendapat tiket secara cuma – cuma untuk menonton konser Wali band sekaligus makan dan foto bersama, bahkan biaya akomodasi pun juga diberikan, Bagaimana perasaan anda? Pasti bahagia kan? Akan digunakankah tiket tersebut? Bukankah sangat disayangkan jika tiket gratis tersebut disia-siakan dan tidak dipakai?

Begitulah kira-kira gambaran orang-orang yang melalaikan orangtuanya, padahal banyak dari kita mengaku bercita-cita ingin masuk surga dan selalu berdoa mengharap surga dan segala kenikmatan di dalamnya, tapi kok tiket ke surganya malah disia-siakan! Sadarkah kita bahwa orangtua kita adalah tiket ke surga bagi diri kita?

Baca Juga: Orang Tua Adalah yang Terhebat Maka Buatlah Mereka Bangga

Dalam sebuah hadits riwayat sahabat Abu Darda Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ
“Orang tua adalah pintu surga paling tengah. Kalian bisa sia-siakan pintu itu, atau kalian bisa menjaganya.” (HR. Ahmad)

Ketika menerangkan hadits diatas, Imam Al Mubarakfuri dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi menjelaskan,

والمعنى أن أحسن ما يتوسل به إلى دخول الجنة ويتوسل به إلى وصول درجتها العالية مطاوعة الوالد ومراعاة جانبه , وقال غيره : إن للجنة أبوابا وأحسنها دخولا أوسطها , وإن سبب دخول ذلك الباب الأوسط هو محافظة حقوق الوالد
“Makna hadis, bahwa cara terbaik untuk masuk surga, dan sarana untuk mendapatkan derajat yang tinggi di surga adalah mentaati orang tua dan berusaha mendampinginya. Ada juga ulama yang mengatakan, ‘Di surga ada banyak pintu. Yang paling nnyaman dimasuki adalah yang paling tengah. Dan sebab untuk bisa masuk surga melalui pintu itu adalah menjaga hak orang tua.’ (Tuhfatul Ahwadzi, 6/21)

Dari hadits di atas, jika kita renungi dengan mendalam maka akan tergambarkan bahwa Islam mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk di dalamnya mengenai kewajiban anak kepada orangtua, dan apa-apa saja hak orangtua yang harus dipenuhi oleh anak-anaknya.

Halaman=> 1 2 3 4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *