Miris! Bukan Kebahagiaan, Pengantin Ini Malah Dibuat Malu oleh Wedding Organizer

Posted on

Pernikahan tentu momen yang paling dinanti oleh setiap manusia. Di hari tersebut, biasanya kedua mempelai akan merasa jika mereka adalah Raja dan Ratu sehari. Memakai pakaian terbaik, dirias dengan begitu indah, dan tentu saja tak diizinkan melakukan pekerjaan. Yah, siapa sih yang nggak ingin jadi pengantin? Namun, apa yang dirasakan oleh Zailatulazlina Zailan justru sebaliknya. Di hari pernikahannya, ia harus menanggung malu atas kesalahan yang tidak dilakukannya.

Melalui akun Facebook pribadinya, perempuan asal Malaysia tersebut mencurahkan kekecewaannya pada hari di mana ia harusnya berbahagia. Hal tersebut disebabkan oleh pihak jasa wedding organizer yang mereka gunakan tidak menepati janjinya. Berikut ini cerita selengkapnya, semoga menjadi pelajaran bagi kita semua.

Memilih wedding organizer yang salah

Tamu yang datang hanya minum air putih 

Manusia memang hanya bisa berencana dan berusaha, sementara penentu tetaplah yang Maha Kuasa. Demikian pula hal yang terjadi pada Zaila. Gadis Malaysia itu juga ingin pernikahannya sempurna, oleh karena itu ia juga terinspirasi dari acara resepsi lain yang menggunakan jasa wedding organizer. Diketahui jika wedding organizer bernama Z Wedding Planner juga cukup beken di Malaysia. Walhasil, Zaila dan suaminya juga tertarik menggunakan jasa mereka. Setidaknya, mereka telah membayar sekitar Rp. 35 juta.

Baca Juga: Undangan Pernikahan Disebar, Wanita Ini Baru Menyadari Calon Suami Bukan Orang Kaya, Ternyata Cuma

Catering tidak dikirim

Meja kosong 

Angan bahagia Zaila di hari pernikahannya benar-benar dijatuhkan. Z Wedding Planner tidak mengantarkan hidangan di hari H yang telah disepakati. Padahal, saat itu tamu undangan sudah berdatangan. Merasa kecewa, Zaila juga berusaha menghubungi pihak Z Wedding Planer, namun mereka mengatakan jika pihak wedding organizer tidak menerima pembayaran apapun. Zaila mencoba menghubungi lagi, namun mereka justru tidak meresponnya. Kekecewaan Zaila tak dapat digambarkan lagi, terlebih melihat para tamu makin banyak berdatangan hanya di hadapkan dengan meja kosong.

Halaman=> 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *