INSPIRATIF! Tiap Kamis, Polisi di Bima Saweran Seikhlasnya Untuk Bantu Warga Miskin

Posted on

Kepolisian di Kota Bima ini kompak mengumpulkan sumbangan untuk membantu warga kurang mampu dengan cara saweran atau iuran.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian polisi dalam membantu meringankan  beban hidup warga yang tidak mampu dari sisi ekonomi.

Photo Credits: tstatic.net
Photo Credits: tstatic.net

Kepala Subbagian Humas, Ipda Suratno mengatakan, kegiatan rutin tersebut merupakan inisiatif Kapolres Bima Kota AKBP Ahmad Nurman Ismail SIK yang diberi nama “Gerakan Empati Rp 2.000” untuk membantu warga yang kurang mampu di daerah itu.

Dalam aksi peduli kemanusiaan ini, seluruh anggota Mapolres Kota Bima menyisihkan uang seikhlasnya seusai melaksanakan apel pagi, setiap Kamis.

Setelah terkumpul, uang selanjutnya dibelikan paket sembako seperti beras atau bahan makanan lainnya yang kemudian diberikan kepada warga yang membutuhkan.

Untuk melakukan aksi sosial tersebut, sejumlah personel Unit Patmor dari Satuan Sabhara, sambil berpatroli mendatangi tukang pemecah batu yang ada di Kelurahan Sambinae, Kota Bima, kemudian diberikan santunan.

Selain itu, paket sembako juga diberikan kepada sejumlah pengemis yang marak beraktivitas di persimpangan jalan di Kota Bima.

“Santunan tersebut merupakan sedekah dari anggota Kepolisian Resor Polres Bima Kota yang dikumpulkan setiap hari Kamis. Kegiatan itu merupakan inisiatif bapak Kapolres untuk membantu warga miskin,” kata Ipda Suratno kepada Kompas.com, Kamis (17/11/2016).

Ia mengaku, gerakan Rp 2.000 ini sudah berlangsung sejak lama.

Gerakan ini digagas mengingat banyaknya warga yang membutuhkan uluran tangan.

“Sebenarnya program ini sudah lama. Setiap hari kamis, para anggota mengumpulkan uang, tapi enggak ada unsur paksaan. Sudah cukup 2.000 atau 5.000 sesuai keihklasan dan dibelikan sembako untuk disumbangkan kepada warga yang membutuhkan,” ujar Suratno.

Hanya saja ia menuturkan, santunan yang disalurkan memang tak sebanding dengan kebutuhan warga.

Namun ia berharap, gerakan amal yang dilakukan setidaknya bisa membantu beban hidup warga miskin.

“Kami berharap santunan yang diberikan dapat bermanfaat bagi warga yang menerima,” harapnya. (KOMPAS.com/Syarifudin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *