Mengejutkan, Ternyata Ini Proyek Yang Sengaja Ahok Siapkan Selama Dua Tahun di Balik Dinding Penjara

Posted on

Senin lalu  publik tanah air dibuat terkejut dengan isi surat Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ahok menolak mengajutkan banding atas vonis hukuman dua tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim PN Jakarta Utara, dan memilih menjalani hukuman tersebut.

Sambil meneteskan air mata, sang istri, Veronika Tan membacakan surat tersebut.

Linimasa media sosial sejak kemarin ramai dengan reaksi netizen terhadap keputusan Ahok.

Bahkan, pemberitaan tentang Ahok dan tangis Veronika Tan sempat menjadi trending topic dunia di media sosial twitter.

Dalam isi suratnya Ahok mengungkap alasan dirinya tak mau mengajukan banding.

“Jika untuk kebaikan berbangsa dan bernegara, alangkah ruginya warga DKI dari sisi kemacetan dan kerugian ekonomi akibat adanya unjuk rasa yang mengganggu lalu lintas. 

Tidak tepat untuk unjuk rasa dalam proses saat ini. Saya khawatir banyak pihak akan menunggangi jika para relawan unjuk rasa, apalagi benturan dengan pihak lawan yang tidak suka dengan perjuangan kita.”

Ahok meminta seluruh pedukungnya untuk bisa menerima keputusannya tersebut.

Benarkah hanya itu alasan Ahok tidak ingin naik banding?

Sebuah informasi dari orang terdekat beredar di media sosial Facebook, menceritakan tentang apa yang terjadi beberapa hari sebelum Ahok putuskan tidak ingin mengajukan banding.

Dikabarkan, pada hari Jumat lalu, Ahok sempat dikunjungi Pendeta Stephen Tong, yang adalah pendeta sekaligus pendiri Gereja Reformed Injili Indonesia, gereja tempat Ahok rutin menggelar kebaktian.

Di penjara, Ahok terlibat pembicaraan dengan Pendeta Tong, dan terungkaplah alasan dirinya tak mau banding, dan ‘proyek’ mengejutkan Ahok selama dua tahun mendekam dalam penjara.

Berikut isi postingan tersebut, seperti dikutip dari akun Facebook Pray for indonesia :

Halaman=> 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *