Ini Lho Asal Mula Istilah Ngabuburit yang Selalu Trend Dilakukan Setiap Ramadan. Sudah Tau Belum?

Posted on

Ramadan selain merupakan bulan suci umat islam juga memiliki banyak momen yang dirindukan. Entah itu momen bangun pagi buta untuk sahur, ataupun saat berbuka bersama kehangatan keluarga. Hal lain yang sepertinya sangat dirindukan adalah momen ketika kita menunggu adzan maghrib atau yang biasa disebut dengan ngabuburit. Memang sih ngabuburit ini erat kaitannya dengan anak-anak muda yang seakan punya seribu satu cara menghabiskan waktunya.

Ada yang memilih mencari masjid penyedia buka puasa gratis, ada juga yang sukanya mendatangi pasar-pasar kuliner di daerahnya. Tapi terlepas dari kegiatan yang dilakukan ketika ngabuburit itu, sebenarnya apa sih definisi dari istilah ngabuburit sendiri? Nggak mungkin dong kalau itu cuma sekedar iseng-isengan ngomong aja.

Ngabuburit berasal dari Bahasa Sunda

Via – wordpress.com

Di antara kalian pasti ada beberapa yang dengan penasarannya sempat melihat Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI untuk memastikan arti dari ngabuburit. Dan bila demikian pasti kalian juga menyadari bahwa dalam definisi tersebut ada keterangan di dalam kurung yaitu (sd). Yang mana ‘sd’ tersebut maksudnya adalah sebuah penanda bahwa kata tersebut berasal dari Bahasa Sunda. Jika diterjemahkan secara Sunda, ngabuburit terdiri atas dua komponen.

Baca Juga: Susah Bangun Saat Sahur? Coba Lakukan 5 Tips Ini

Pertama adalah ‘nga’ yang merupakan sebuah imbuhan karena adanya pengulangan awal kata. Dan ‘burit’ artinya waktu menjelang adzan maghrib, waktu sore, atau waktu senja. Jadi bila disimpulkan dengan mempersempit arti, ngabuburit sendiri adalah menunggu saat buka puasa. Sementara menurut kamus Bahasa Sunda terbitan Lembaga Basa dan Sastra, kata ngabuburit artinya ngalantung ngadagoan burit atau bersantai sambil menunggu waktu sore. Nah sudah ketahuan kan garis besarnya di sini?

Aktivitas ngabuburit bisa berhubungan dengan Ramadan atau tidak

Via – ngadem.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa ada banyak cara bisa dilakukan saat menunggu waktu berbuka atau ngabuburit. Ada yang memilih waktunya untuk mengikuti pesantren kilat sore agar sembari ngabuburit, ada ilmu juga akan didapatkan. Untuk saat ini sendiri sangat mudah bagi kita menemukan tempat yang menawarkan pesantren kilat sore hari, jadi ini bukan hanya bisa dikerjakan oleh anak sekolah seperti dulu saja.

Halaman=> 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *